Rabu, 13 Januari 2021

Pentingnya Menjaga Asupan Gizi Selama Pandemi Covid-19

 
Pandemi COVID-19 yang senantiasa meningkat hingga awal 2021 ini masih memberikan rasa kekhawatiran yang cukup berat. Jumlah kasus infeksi COVID-19 di Indonesia yang bertambah setiap harinya merupakan fakta yang harus dihadapi dengan bijak oleh masyarakat dengan jumlah pasien yang didiagnosis sembuh dari COVID-19 juga turut meningkat. Oleh karena itu, salah satu cara yang efektif untuk mencegah terjadinya infeksi COVID-19, selain melakukan protokol kesehatan, adalah dengan meningkatkan sistem imun. Salah satu cara untuk meningkatkan imun selama masa pandemi ini adalah dengan melaksanakan pola makan gizi seimbang yang sehat. Dengan asupan makan yang cukup baik dari segi jumlah, jenis, dan frekuensinya, maka imunitas akan terjaga sehingga mampu menangkal penyakit infeksi. Jika terlanjur terinfeksi, penyembuhannya akan lebih cepat.jika kita memilki imunitas yang terjaga.


Anjuran tentang asupan gizi seimbang memang tidak diiringi dengan jaminan bahwa individu atau masyarakat akan menjadi kebal dari infeksi dan transmisi. Namun langkah yang diambil dengan tujuan untuk meminimalisir dampak melalui asupan makanan sehari-hari merupakan fenomena yang krusial.

Asupan gizi yang dapat dikombinasikan secara seimbang dalam menu makanan sehari-hari dalam upaya menjaga imunitas tubuh sebagai berikut:

Vitamin A,B,C dan E

Vitamin A memiliki peran dalam memelihara struktur dan fungsi fisiologis tubuh, terutama pada organ-organ physical barriers seperti kulit, membran gastrointestinal, dan saluran pernapasan (de Faria, 2020). kelompok vitamin B kompleks memiliki fungsi utama terhadap imunitas adaptif dan regulasi sel-sel limfosit (Clifford, J, 2019; Chowdury, A, l., 2020). Vitamin C merupakan zat antioksidan yang mampu menjaga imunitas tubuh dan menurunkan aktivitas mikroba di dalam tubuh (Carr C, Anita,. dan Maggini, S, 2017). Vitamin D memiliki peran yang penting dalam proses proliferasi sel dan kaitannya dengan inhibator sel natural killer. Vitamin E juga merupakan zat antioksidan yang meregulasi enzim-enzim di dalam tubuh serta menghentikan oksidasi asam lemmak tidak jenuh. Vitamin-vitamin ini dapat ditemukan pada buah, sayuran hijau, berjemur pada sinar matahari dan suplemen

Selenium

Selenium merupakan zat antioksidan yang memiliki interaksi utama dengan low-density lipoprotein (LDL). Berdasarkan sebuah penelitian mengenai interaksi virus SARS-CoV-2 dan selenium, ditemukan potensi perburukan gejala klinis akibat kekurangan selenium. Selenium secara langsung dapat mengurangi risiko stres oksidatif dan mereduksi dampak inflamasi yang mungkin terjadi (Lucia A Seale., dkk, 2020; Toth, R. dan Csapo, J., 2018). Pemenuhan kebutuhan selenium dapat dilakukan dengan mengonsumsi Telur, daging, susu, gandum dan sumber nabati dan hewani terfortifikasi selenium.

Zat Besi

Kadar zat besi di dalam tubuh dapat mempengaruhi bagaimana tubuh melindungi diri terhadap stres oksidatif dan infeksi. Tubuh memerlukan asupan zat besi yang cukup karena zat besi merupakan garda depan pada sistem imun bawaan saat terjadi infeksi (Cherayil, B., 2011). Sumber zat besi dapat ditemui dalam makanan sehari-hari adalah daging sapi, daging kambing, ikan, dan domba. Adapun sumber nabati dapat berupa bayam, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

Seng 

Seng di dalam tubuh berperan sebagai zat antioksidan dan mempengaruhi aktivitas makrofag serta respons inflamasi yang merupakan beberapa  fase dari respon imun tubuh, fase respon imun tubuh tersebut memiliki kaitan erat pada saat terjadinya infeksi COVID-19 di dalam tubuh (Sloup, V., dkk,. 2017). Seng dapat dipenuhi kebutuhannya melalui konsumsi makanan hewani seperti daging sapi, kerang-kerangan serta kacang-kacangan dan lentil dari kelompok nabati.

Pemenuhan kecukupan dan kebutuhan zat gizi mikro, berupa kelompok vitamin dan mineral untuk menjaga imunitas tubuh dapat disesuaikan dengan memodifikasi menu makanan rumah tangga sehari-hari dengan bahan makanan yang mengandung zat gizi mikro beserta enhancer penyerapannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar